AGRIEXSHO 2026 · Politeknik Negeri Jember
International Seminar & Talk Show on Agribusiness · Food Security and Sustainable Food Systems

Data Infrastructure & Institutional Intelligence

A reproducible research strategy for Indonesian food security.
Ahmad Fatikhul Khasan
HAMPARAN Institute · Jember, Indonesia
ORCID 0000-0003-0209-834X · [email protected]
Auditorium Polije · Talk Show Session · 9 September 2026

Kenapa riset pangan kita sering menghabiskan lebih banyak waktu di cleaning data daripada di analisisnya?

Sebagai peneliti pangan Indonesia, hampir semua kita pernah mengalami hal ini. Punya ide bagus untuk sebuah paper, mulai kumpulkan datanya, dan tiga sampai empat bulan kemudian data-nya belum juga siap dianalisis. Analisis final biasanya hanya menghabiskan dua sampai tiga minggu; sisanya habis di harmonisasi, dedup, dan sinkronisasi sumber-sumber.

Diagnosis singkat

Persoalannya bukan karena datanya tidak ada. Data pangan Indonesia berlimpah, sebagian besar publik.

Persoalannya adalah infrastruktur untuk membaca data itu secara sistematis belum kita bangun sebagai investasi lintas paper. Jadi tiap peneliti mulai dari nol setiap kali.

Harga produsen vs konsumen tujuh komoditas Jawa Timur, 2018-2026

Konteks singkat

Panel mingguan harga produsen & konsumen pada 7 komoditas Jawa Timur, ditarik dari SISKAPERBAPO Disperindag. Garis putus-putus vertikal MBG menandai peluncuran program 6 Januari 2025.

Temuan: premi harga produsen komoditas target (broiler, telur, beras) naik +7,25 pp di atas prediksi model pra-program. Non-target tanpa premi analog.

Submitted 7 Agustus 2026 · Agricultural Economics (Wiley IAAE, Scopus Q1)

Weekly Producer & Consumer Prices, East Java 2018-2026
Fig 1 · Weekly producer & consumer prices, 7 strategic commodities, East Java (2018-2026). Marker vertikal = MBG launch.

Sensus geolokasi 3.299 dapur SPPG per kabupaten

Kenapa perlu peta seperti ini

Intensitas program MBG bukan seragam. Dapur SPPG terkonsentrasi di beberapa kabupaten. Untuk mengukur efek program dengan jujur, dosis intervensi per wilayah harus diamati, bukan diasumsikan.

Sumber data unik: Google Places API snapshot Agustus 2026, N=3.299 SPPG × 38 kota/kabupaten Jawa Timur. Kabupaten Jember tercatat sebagai salah satu dengan intensitas tertinggi.

Ini contoh alternative data: platform komersial (Google Places) dipanen sebagai sensus operasional publik.

SPPG intensity per city, East Java
Fig 2 · SPPG choropleth per kota/kabupaten Jawa Timur (Google Places snapshot Aug 2026, N=3.299).

Counterfactual: bagaimana harga protein bergerak seandainya tanpa MBG

Baseline vs aktual

Garis merah putus-putus = proyeksi harga jika tanpa MBG (inflasi alamiah). Garis biru = harga riil pasca-MBG. Area hijau = dividen stabilisasi.

Pesan slide: counterfactual bukan asumsi, tapi hasil model SARIMA yang di-train pada window pra-program 2021-2024. Data yang berbicara.

Basis nasional: 5,28 juta observasi harian PIHPS BI. Submitted · Food Policy (Elsevier Q1, IF 7.0)

Counterfactual MBG protein prices
Fig 3 · Analisis counterfactual dampak MBG terhadap harga protein nasional (2021-2026).

Peta exposure ENSO × sentra komoditas strategis Jawa Timur

Iklim bertemu ekonomi lokal

Choropleth = intensitas exposure ENSO per kabupaten (dari NASA POWER curah hujan). Marker = sentra produksi 5 komoditas strategic tier.

Yang menarik: exposure ENSO paling kuat justru tidak selalu jatuh di sentra produksi. Sumenep, Banyuwangi, dan Lumajang menonjol pada exposure, sementara Kota Malang menonjol pada sentra.

Data: 17,9 juta observasi harian SISKAPERBAPO × NOAA ONI × NASA POWER × BPS. Submitted EJAVEC 2026

Spatial ENSO exposure East Java
Fig 4 · Spatial ENSO exposure (rainfall channel) & strategic-commodity production sentra, Jawa Timur.

Menguji asimetri harga di 244 pasar tradisional bernama, harian 2018–2026

Skala & metode

924 regresi error-correction asimetris, tiap pasangan pasar × komoditas, di 244 pasar tradisional bernama lintas 69 kota, rata-rata 1.700 observasi harian per pasar.

Verdict: tidak ada asimetri di farmgate. Pooled gap +0.0005 (p=0.97). Dua ordo lebih kecil dari 10–20 pp yang dilaporkan literatur APT sebagai fakta pasar modern.

Basis data: SISKAPERBAPO + PIHPS harian. Submitted 2 September 2026 · American Journal of Agricultural Economics (AAEA Wiley, Scopus Q1)

AJAE beta gap distribution across 924 market-commodity pairs
Fig 5 · Distribusi 924 estimasi asimetri per pasangan pasar×komoditas. Pooled meta hampir tepat di 0.

Tiga paper HAMPARAN sedang di-review di tiga jurnal berbeda

FOOD POLICY · ELSEVIER · Q1
Food Policy under review
MBG Multi-Commodity ITS 2021–2026
Manuscript ID FOODPOLICY-D-26-01270
Submitted 21 June 2026
Status: Under Review
AGRICULTURAL ECONOMICS · WILEY IAAE · Q1
Agricultural Economics under review
Signaling in Sporadic Public Procurement
Manuscript ID 9392114
Submitted 9 August 2026
Status: Under Review
AMERICAN JOURNAL OF AG ECON · AAEA WILEY · Q1
AJAE under review
High-Frequency Farmgate–Retail Price Symmetry
Submission ID 26612
Submitted 2 September 2026
Status: Under Review

Screenshot langsung dari Editorial Manager (Elsevier), Wiley Author Portal, dan Editorial Express (AAEA). Status per 8 September 2026, satu hari sebelum sesi ini.

Landscape sumber data yang dipakai HAMPARAN

PIHPS
Harga pangan harian nasional, Bank Indonesia
SISKAPERBAPO
Harga produsen & konsumen harian Jatim, Disperindag
Google Places
Sensus fasilitas via API komersial
MODIS NDVI
Vegetation index satelit, NASA
CHIRPS
Curah hujan grid harian 5km, USGS
NASA POWER
Meteorologi grid harian global
NOAA ONI
Oceanic Niño Index bulanan
OJK CFS
Consolidated Financial Statements bank Indonesia bulanan
LPS Data
Panel bank bulanan & UBS
BPS Microdata
SUSENAS, IFLS, SUTAS, VIMK, IMK
Stooq / FRED
Time series finansial global
Web Scraping
Marketplace, review, filing publik

Sebagian besar sumber ini publik atau semi-publik. Yang membedakan bukan akses ke data, tapi disiplin mengolahnya secara sistematis.

Stack yang tidak diajarkan di kelas metodologi

Cold Storage
Google Drive Workspace · Parquet files
Backup arsip riset jangka panjang, versi manuscript, replication package.
Warehouse
Google BigQuery · project hamparan-data
Panel besar (17,9 juta obs harga harian SISKAPERBAPO, 5,28 juta obs PIHPS), SQL query native, BQML built-in.
Ops DB
Oracle Cloud · PostgreSQL · SQLite
Server LAB HAMPARAN untuk dev + ops, riset harian jalan di sini.
Pipeline
Python · pandas · statsmodels · linearmodels · PyStan
ETL + estimasi ekonometrik reproducible, versi terkontrol Git.
Analisis
STATA · R · Python (statsmodels/linearmodels) · SPSS · EViews
Bukan pengganti stack di atas — ini consumer dari data yang sudah disiapkan.

Pesan: Excel, STATA, SPSS, EViews adalah alat analisis. Yang paling menentukan kualitas riset justru empat layer di atasnya: cold storage, warehouse, ops DB, pipeline. Ini yang jarang diajarkan.

HAMPARAN Business Intelligence (HBI): prinsip & fungsi

Prinsip

Sama seperti praktik riset publik tadi — hanya beda konteks data

Empat langkah yang bapak/ibu lihat di Bagian 1 dan 2 dikopi persis: kumpulkan dari sumber tercerai-berai, harmoniskan skema dan unit, simpan ke warehouse, lalu query untuk menjawab pertanyaan spesifik.

Bedanya cuma satu: data yang diolah adalah data proprietary milik perusahaan — ERP, POS, spreadsheet lintas departemen, catatan mitra, sensor operasional — bukan data publik Indonesia.

Firewall wajib: klien HBI tidak pernah menjadi subjek riset publik HAMPARAN Institute.

Fungsi

Bantu perusahaan menengah bangun infrastruktur data & layer intelijen di atasnya

Tiga tahap akses: Diagnostic Sprint (4-6 minggu memetakan data yang ada), Foundation Build (2-3 bulan membangun warehouse + dashboard eksekutif), Retainer Advisory (maintain + iterate + inject riset baru).

Menjawab pertanyaan yang biasanya tim internal tidak sempat: multi-echelon inventory, vehicle routing petani mitra, demand forecast dengan sinyal iklim, portfolio pruning varietas, farmer-varietas matching, working capital cycle.

Layer strategic-analytic yang komplementer, bukan menggantikan tim operasional harian.

Info tambahan — HBI adalah kelanjutan natural dari praktik riset yang bapak/ibu lihat sepanjang sesi ini, sekarang diarahkan untuk perusahaan.

Data infrastructure bukan biaya,
tapi kondisi enabling.

Tanpa itu, riset lambat, bisnis ngira-ngira, negara meraba-raba korporatnya sendiri.
Dengan itu, ketiganya bisa saling menyokong.

Terima kasih.
Ahmad Fatikhul Khasan
HAMPARAN Institute · PT Hamparan Berkah Teknologi
Founder & Principal Researcher
Web hamparaninstitute.com
Riset hamparaninstitute.com/talks · ORCID 0000-0003-0209-834X
Email [email protected]
WhatsApp +62 889 7648 9456
Terbuka untuk kolaborasi joint research, magang mahasiswa Polije, dan diagnostic informal.